Data Preferensi Varietas
Manajemen data varietas tanaman berbasis lokasi PM-AAS.
Daftar Lokasi & Varietas
| No | Lokasi PM-AAS | Preferensi Varietas | Waktu Tanam | Karakteristik Budidaya | OPT (Hama) | Produktivitas | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | BRMP Bali | Inpari 32 | 5 sd 30 Juni | Jadwal tanam mengikuti budaya Subak; petani sudah mengenal tabela khususnya musim kemarau; model Jarwo 6:1; benih 40 sd 50 kg/ha; lahan sempit 0,2 sd 0,5 ha; belum terbiasa pupuk organik, dolomit, dan silika; pupuk kimia bersubsidi digunakan tetapi tidak sebanyak rencana PM-AAS. | Penggerek batang, keong, wereng | 6 sd 7 ton/ha | Ada permasalahan irigasi saat MK |
| 2 | BRMP Sulsel ? Kab. Bone | Inpari 42, Inpari 32 | Mei sd Juni | Sebagian petani sudah mengenal tabela; sudah menggunakan populasi rapat; lahan sempit 0,1 sd 1 ha; belum pernah menggunakan pupuk organik dan dolomit; pH relatif netral; pemupukan belum sesuai rekomendasi dan cara aplikasi; tenaga kerja kurang. | Tikus, keong | 6 sd 6,5 ton/ha | pH tanah relatif netral |
| 3 | BRMP Jawa Tengah | Inpari 32 HDB | Akhir Mei sd Juni | Petani sudah mengenal tabela sebar/broadcast; lahan 0,25 sd 2 ha; tidak terbiasa pupuk organik; dolomit tidak digunakan karena pH tanah sudah sesuai; pupuk sesuai rekomendasi pupuk subsidi; tenaga kerja kurang. | Penggerek batang, tikus, WBC | 6,2 ton/ha | pH tanah sekitar 7 |
| 4 | BRMP Sumut | Inpari 32, Inpari 42, Ciherang, Cibatu | Mei sd Juli | Petani belum pernah melaksanakan tabela; belum pernah tanam populasi rapat; umumnya penggarap dengan luas 0,5 sd 2 ha; belum menggunakan pupuk organik dan dolomit; pemupukan sesuai rekomendasi setempat dengan aplikasi benar; tenaga kerja relatif cukup. | Tikus, penggerek batang | 6 sd 7 ton/ha | pH 5 sd 6 |
| 5 | Maros | Inpari 42, Situbagendit, Hipa 21, Inpari 32 | April sd Mei | Umumnya tanam pindah; sebagian kecil tabela dengan jarak tanam biasa; pemupukan sebagian besar sesuai rekomendasi setempat; pupuk organik dan dolomit belum pernah digunakan; waktu dan cara pemupukan sebagian belum sesuai; tenaga kerja tanam pindah terbatas dan berasal dari luar desa. | Tikus, penggerek batang, keong mas, kresek | 4 sd 5 ton/ha | Ada data duplikat; versi lengkap mencantumkan Hipa 21 |
| 6 | Banten | Inpari 32 | Mei sd Juni | Tenaga kerja terbatas; tidak terbiasa tabela; petani terbuka menerima informasi jika dijelaskan detail; dominan penggarap. | Tikus, penggerek | 6,5 sd 7 ton/ha di Margaluyu dan Kilasah; 6 sd 6,5 ton/ha di Kasunyatan | Perlu pendekatan penyuluhan detail |
| 7 | Lampung | Inpari 32, Cibatu | April sd Mei | Terbiasa tabela; terbuka terhadap inovasi baru; menggunakan alsintan; tenaga kerja terbatas; tersedia kelembagaan poktan, P3A, dan kios saprodi. | Tikus, penggerek | 6,5 sd 7,5 ton/ha | Lampung Tengah memiliki LBS terbesar; tanah PMK; irigasi teknis terawat |
| 8 | BRMP Sulsel ? Kab. Sidrap | Inpari 48, Inpari 49 | April sd Mei | Sebagian petani sudah mengenal tabela; benih 50 sd 60 kg/ha; lahan relatif luas 1 sd 3 ha; sudah menggunakan pupuk organik; belum pernah menggunakan dolomit; pH relatif netral; pemupukan belum sesuai rekomendasi termasuk waktu aplikasi; tenaga kerja kurang. | Tikus, keong | 6 sd 7 ton/ha | pH tanah relatif netral |
| 9 | BRMP Sulsel ? Kab. Soppeng | Inpari 48, Inpari 32 | Mei 2026 | Petani sudah terbiasa tabela; benih 60 sd 75 kg/ha; kebanyakan petani penggarap; penggunaan pupuk organik masih sangat rendah; belum pernah menggunakan dolomit; tenaga kerja kurang. | Keong, tikus, penggerek batang, burung pipit | 5 sd 6 ton/ha | Persiapan lahan April sd Mei 2026; pH sekitar 6/agak masam |
| 10 | BRMP Kalsel | Inpari 49, Inpari 32 | April sd Mei | Mayoritas masih tanam pindah; tenaga kerja tanam pindah terbatas; mayoritas belum menggunakan pupuk organik dan silika; pemupukan menggunakan rekomendasi setempat berdasarkan alokasi kebutuhan masing-masing petani. | Burung, tikus, keong mas, wereng, penggerek batang, tungro | 4 sd 5 ton/ha | Tantangan utama: tanam pindah dan tenaga kerja terbatas |
| 11 | BRMP Sulsel ? Kab. Sidrap/Lanran | Inpari 32, Inpari 43, Cakra Buana | 18 sd 21 Mei | Petani sudah mengenal tabela; benih 50 sd 60 kg/ha; lahan garapan 0,4 sd 1,4 ha; sudah menggunakan pupuk organik; pernah menggunakan dolomit 3 tahun lalu; pH 5 sd 6; pemupukan belum sesuai rekomendasi termasuk waktu aplikasi; tenaga kerja kurang. | Tikus, keong, penggerek batang, tungro | 3,2 sd 7 ton/ha | pH 5 sd 6; produktivitas sangat bervariasi |
| 12 | Jawa Timur | Inpari 49 | Mei sd Juni | Petani tidak terbiasa tabela, tetapi mengenal istilah gogo rancah untuk lahan kering; tenaga tanam terbatas; belum terbiasa aplikasi pupuk organik; sawah irigasi teknis; lahan sempit <0,2 ha dan sebagian disewakan; sudah terbiasa alsintan. | Keong, tikus | 6 sd 7 ton/ha | pH 7,1 sd 7,5; dominasi fraksi liat |
| 13 | Jambi | Inpara 3, Inpari 42, Inpari 32, Mapan 05, Hipa 21 | Juni | Tanam dengan teknik tabela menggunakan alat tanam drum seeder/Gledek sejak 2021; meskipun sudah tabela, petani belum menerapkan tanam rapat atau penambahan populasi; penggunaan pupuk organik masih sangat minim. | Belum tercantum | Belum tercantum | Benih Inpari 42 tersedia 1.080 kg, sedang uji daya kecambah oleh BPSPT Jambi; data karakteristik terpotong |
| 14 | Papua Selatan | Inpari 32, Inpari 37, Inpari 42 | April sd Mei | Petani biasa menanam dengan sistem hambur/sebar; sebagian besar belum pernah tabela; belum pernah tanam populasi rapat; umumnya penggarap dengan luas 2 sd 3 ha; tidak semua menggunakan dolomit; tidak menggunakan pupuk organik; pemupukan sesuai rekomendasi setempat dengan aplikasi benar; tenaga kerja relatif mahal. | Tikus, penggerek batang, wereng | 6 sd 7 ton/ha | pH 5,5 sd 6 |