Pengertian Prinsip Utama Komponen Tahapan Akses Cepat ke Menu Utama Rekapitulasi Kegiatan

Pertanian Modern Model AAS

Sistem pertanian intensif berbasis teknologi tinggi yang menekankan efisiensi, mekanisasi, dan presisi. PM-AAS (PERTANIAN MODERN-ADVANCED AGRICULTURE SYSTEM) mengintegrasikan tanam benih langsung, model tanam rapat, varietas unggul, pengelolaan air, PHT, serta panen mekanis untuk meningkatkan produktivitas padi.

4:1 / 6:1Model larikan utama
±80 kg/haKebutuhan benih acuan
360°Hulu sampai hilir
Visual utama Pertanian Modern Model PM-AAS ✦ PM-AAS 2026
Modernisasi Pertanian

Intensifikasi berbasis mekanisasi dan presisi

Pola tanam rapat, efisiensi sumber daya, mekanisasi pertanian, dan tata kelola kawasan menjadi dasar penerapan PM-AAS.

Mekanisasi Pertanian

Traktor, direct seeder, drone, dan combine harvester.

Spesifik Lokasi

Disesuaikan dengan lahan datar, luas, dan pengaturan air yang mudah.

01 / Overview

Sistem intensif berbasis teknologi tinggi.

PM-AAS mengadopsi praktik pertanian maju yang menekankan efisiensi, mekanisasi, presisi, serta pengelolaan intensif terhadap unsur hara, irigasi, dan pengendalian gulma.

Pengertian PM-AAS

Pertanian Modern Model AAS merupakan sistem pertanian intensif berbasis teknologi tinggi. Penerapannya mencakup tanam benih langsung, jarak tanam rapat dalam baris, mekanisasi dari olah tanah hingga panen, serta manajemen kawasan berskala luas.

#tabela#mekanisasi#korporasi#presisi
01

Tanam Rapat

Pola 4:1 dan 6:1 untuk memaksimalkan populasi tanaman.

02

Efisiensi Sumber Daya

Input produksi, air, tenaga, dan waktu dikelola lebih presisi.

03

Mekanisasi

Dukungan traktor, seeder, drone, dan combine harvester.

04

Korporasi

Konsolidasi lahan dan manajemen kawasan berskala luas.

05

Intensifikasi

Produktivitas per hektar ditingkatkan melalui manajemen terpadu.

06

Spesifik Lokasi

Teknologi disesuaikan dengan agroekosistem tiap wilayah.

02 / Prinsip Utama

Tanam rapat, tabela, dan manajemen air.

Penciri utama PM-AAS adalah tanam benih langsung dengan pola rapat dalam baris. Model 4:1 dan 6:1 memberi lorong kosong untuk pengelolaan tanaman, penetrasi cahaya, dan sirkulasi udara.

03 / Ekosistem

Komponen budidaya PM-AAS dari awal tanam sampai panen.

Teknis pelaksanaan PM-AAS mencakup persiapan lahan, sistem tabela, model tanam rapat, pemilihan varietas, pemeliharaan, PHT, pengelolaan panen, dan pencegahan rebah.

🌾

Benih dan Varietas

Menonjolkan varietas dengan karakter batang kokoh, malai lebat, perakaran kuat, dan tahan rebah.

🚜

Mekanisasi Lapangan

Memperkuat efisiensi proses dari olah tanah, tanam, pemeliharaan, hingga panen.

🛰️

Monitoring Digital

Cuaca, air, dan kondisi tanaman bisa diposisikan sebagai bahan keputusan berbasis data.

🤝

Korporasi Petani

Konsolidasi lahan dan tata kelola kawasan membuat skala ekonomi lebih kuat.

Komponen Teknis PM-AAS

Pengelolaan PM-AAS dilaksanakan secara bertahap dan terpadu, mulai dari pengolahan tanah, perlakuan benih, pemupukan, pengaturan air, pengendalian OPT, hingga panen mekanis.

TabelaSistem tanam utama
DronePotensi pemeliharaan
SeederPenanaman presisi
HarvestPanen mekanis
04 / Timeline

Tahapan teknis pelaksanaan PM-AAS.

Urutan kerja dimulai dari persiapan lahan, tanam benih langsung, pemeliharaan, pengelolaan hama dan penyakit, sampai panen serta pencegahan rebah.

01

Persiapan Lahan

Pengolahan tanah, perbaikan pematang, dolomit/kompos, dan kondisi lahan siap tanam.

02

Tanam Tabela

Benih diperlakukan, dilentiskan, lalu ditanam menggunakan drum/direct seeder.

03

Pemeliharaan

Pemupukan, pengairan, gulma, serta monitoring fase kebutuhan tanaman.

04

PHT

Pengendalian tikus, wereng, penggerek, keong mas, tungro, HDB, blas, dan burung.

05

Panen

Panen mekanis, waktu panen tepat, serta pencegahan kehilangan hasil.